Usai
Sungguh sesuatu itu tidak ada yang abadi, apapun itu !.
Satu waktu aku melihat postingan wa status beberapa temanku saat masih kerja di BS dulu. Aku lupa persisnya waktu itu di kantor sedang acara apa, yang pasti sedang ada lomba lomba dengan peserta para karyawan juga karyawati. Aku lihat, ada lomba khusus karyawati ,nampak tertawa dan bahagia para peserta lomba dan orang orang yang melihatnya, aku sendiri senyum melihatnya dan aku berpikir, jika aku masih berada di antara mereka alias aku masih menjadi bagian dari perusahaan tersebut, aku yakin, bisa jadi aku turut serta dalam lomba tersebut.
Tapi kemudian aku berpikir lagi, memang benar aku pasti bahagia jika aku masih bisa ikut lomba lomba tersebut, tapi aku merasa, kebahagiaanku di BS, sudah cukup !. Bekerja di BS nyaris hampir 21 tahun, memang memberi rasa bahagia di hatiku, bangga juga pernah menjadi bagian dari BS. Tapi sekarang aku merasa, aku juga bahagia sudah menjadi ibu rumah tangga sejati. BS akan menjadi kenangan manis di hatiku dengan pengalaman suka dan dukanya, tapi selesai sampai disitu, meski menjadi kenangan manis, tapi aku tidak mengulang kembali. Karena kebahagiaanku sekarang adalah dirumah bersama anak anakku tersayang, bisa antar jemput mereka di sekolah, juga antar mereka kemanapun mereka mau walau sesekali mereka aku minta atau mau mereka sendiri naik gojek. Kebahagiaanku sekarang bisa memasak lebih sering buat keluargaku, bisa beres beres rumah secapeknya, bisa menata nata rumah sepuasnya. Bisa melakukan hal yang aku inginkan tanpa ada batasan waktu, tanpa perlu cuti atau datang lambat.
Betul memang aku kehilangan gaji bulanan, tapi alhamdulillahhh…aku merasa sekarang hidupku lebih bermakna. Terima kasihhhh ya Allahhh, ku kira resign dari perusahaan hanya sebuah mimpi, akhirnya Engkau kabulkan, alhamdulillahhh.
Terutama setelah sakit di Juni 2023 itu, aku akhirnya paham, jangan gantungkan kebahagiaan kita kepada manusia, kepada orang lain, bahkan kepada suami dan anak anakku sendiri. Tapi carilah kebahagiaanku sendiri, apa yang membuat diriku bahagia, selama itu di jalan yang benar, maka raihlah. Selain itu pada akhirnya aku paham juga, jangan terlalu emosi berlebihan pada manusia, entah itu rasa sayang, rasa cinta apalagi rasa benci, sungguh memang sesuatu yang berlebihan itu pada dasarnya tidak baik dalam hal apapun.