Uncategorized

Air Mata

Dulu waktu Bapak masih ada, aku kadang dibuat heran sama Bapak, kenapa rasanya bapak semakin sepuh semakin mudah menangis. Hal-hal yang saat itu menurutku sepele, kenapa Bapak bisa dengan mudahnya berkaca kaca atau bahkan sampai menangis.

Tahun-tahun belakangan, nggak taunya aku seperti bapak juga, hehehe…lebih mudah terharu, berkaca kaca atau sampai menangis. Sepertinya betul kalimat yang pernah aku baca di suatu tulisan, yang intinya, semakin tua hati akan semakin lebih lembut, lebih mudah tersentuh, lebih sensitif.

Hari ini kondangan pernikahan Mas Ghaffar, anaknya mbak Tri yang merupakan salah satu keponakan bapak. Kami memang udah lama nggak ketemu. Hanya saling melihat kabar via instagram. Saat aku menyalami mas Tasrip ayah mas Ghaffar, beliau berkali kali bilang “Nggak bisa berkata kata lagi”, saking bahagia dan terharunya melihat kedatangan kami, sambil mengusap air matanya. Seketika aku jadi teringat Bapak, yang oleh peristiwa nampak sepele saja, Bapak mudah tersentuh, terharu dan menangis. Bapak, I miss you so much…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *